Reboisasi: Tim KMPB bersama KKN-Tematik UNRAM Tanam Bibit Gaharu,Ceruring dan Jambu Kristal di Kawasan Wisata Batu Perau.

Saat istirahat setelah menanam bibit pohon

Cendi Manik 09-01-2022.
Bencana alam berupa banjir dan tanah longsor rawan terjadi di musim hujan. Salah satu penyebabnya yaitu berkurangnya kawasan hijau dan menyempitnya kawasan resapan air. Guna mengembalikan kawasan hijau, KMPB Desa Cendi Manik dan Mahasiswa KKN-Tematik UNRAM 2021-2022 untuk kesekian kalinya kembali melakukan reboisasi di kawasan Batu Perau, Dusun Sayong Batu Bangke, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, hari ini (09/01/2022).

saat penanaman pohon oleh ketua KMPB

KMPB yang di Ketuai oleh Bapak Halil Munawar, S. Pt bersama Mahasiswa KKN- Tematik UNRAM yang terdiri dari 10 Anggota KMPB dan 10 orang dari Mahasiswa yang ditemani 1 orang pendamping dari Masyarakat Anggota Pokdarwis Batu Perau. Mereka menanam sebanyak 500 bibit pohon jenis Gaharu, 250 jenis Ceruring serta 250 jenis jambu Kristal. Bibit itu merupakan hasil persemaian Perkebunan Bappedas Dodokan Moyo Sari Kota Mataram.

Penanaman Gaharu dan jenis Pohon lainnya didasarkan pada pertimbangan kecocokan jenis tanaman dengan kondisi dan jenis tanah di lokasi penanaman. Selain itu, Gaharu lebih tangguh dan mampu beradaptasi dengan kondisi suhu dan cuaca. Kemudian mampu menahan hempasan angin dan bisa menyuburkan tanah.

penanaman bibit pohon oleh Anggota KMPB dan Mahasiswa KKN UNRAM-Tematik

Kawasan Wisata Batu Perau dijadikan lokasi reboisasi karena terdapat beberapa lahan kosong yang butuh ditanami kembali tumbuhan atau pepohonan. Selain itu, di kawasan tersebut juga sering terjadi longsor, terlebih jika musim hujan tiba.

Kadus Batu Bangke, Muhammad Saleh,  menyatakan bahwa “dulu di kawasan tersebut, sudah sering dilakukan reboisasi, tetapi belakangan banyak bibit tanaman yang mati. β€œdan semoga Penanaman bibit tanaman bersama KMPB Desa Cendi Manik dan KKN-Tematik UNRAM 2021-2022 di Desa Cendi Manik ini diharapkan dapat membantu perbaikan ekosistem dan mencegah longsor ke depannya,” harapnya. Bapak Kadus Saleh juga berharap agar Masyarakatnya sadar bagaimana pentingnya menjaga dan merawat pohon di seputaran bibir sungai maupun yang rawan terjadi longsor, agar jangan sembarangan menebang pohon, serta membuang sampah bekas Bambu/ Kayu di aliran sungai, karena akan mengakibatkan penyumbatan di jembatan nantinya.

pengambilan bibit pohon

Ketua KKN, selaku Komando Anggotanya menyatakan bahwa “menanam pohon itu merupakan upaya kami sebagai mahasiswa KKN UNRAM-Tematik dalam mengembalikan kawasan hijau. Reboisasi tidak hanya untuk generasi saat ini, tetapi lebih jauh juga untuk generasi yang akan datang. β€œSemakin banyak kawasan hijau, potensi bencana alam pun kecil,” ujarnya.

Langkah antisipasi bencana alam memang harus dilakukan banyak pihak, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Data dari BNPB, periode 01 Januari 2021 hingga 31 Oktober 2021 tercatat 2.208 bencana alam yang terjadi di Indonesia. Paling banyak yaitu banjir, puting beliung dan tanah longsor. β€œReboisasi dan pengembalian fungsi hujan perlu dilakukan,”.
Corong_Cendi Manik (Suci)

Ketua Mahasiswa KKN UNRAM-Tematik 2021-2022

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai